Rabu, 14 Oktober 2015

Hujan Bulan Juni


tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu


*Sapardi Djoko Damono*


Juni, selalu penuh kesan di setiap tahunnya...
mungkin tidak untuk semua orang, hanya beberapa dari mereka yang bisa memahami 'pesona' yang diberikan di bulan keenam itu.

belajar lebih tabah,
belajar lebih bijak,
belajar lebih arif,
belajar... belajar... (dan akan selalu) belajar...




Pecinta Juni,
1 Muharram 1437 H
Tanjungbalai




Tidak ada komentar:

Posting Komentar